Simbol dalam Ritual Jawa
Orang (khususnya) Jawa memang senang mengungkap sesuatu dengan
perlambang, dengan simbol-simbol. Bahkan hampir semua suku di dunia dalam
berbagai situs yang ditemukan, selalu menyatakan sesuatu dengan perlambang dan
simbol-simbol. Termasuk dalam upacara tradisi yang masih mereka jalankan. Bisa
dipastikan mereka menggunakan tata aturan (ubo rampe) tersendiri yang
sebenarnya mencerminkan hubungan mereka dengan diri sendiri, Sang Pencipta
Semesta, juga alam sekitarnya.
Masyarakat Jawa misalnya. Dari sejak lahir hingga mati, kesemuanya
memiliki tata aturan sedemikian rupa, seolah setiap fase dalam kehidupan adalah
sesuatu yang istimewa yang harus diatur sebaik-baiknya. Meski ujung dari segala
fase itu adalah ketragisan, yakni menjemput maut. Dari tata laku hingga tata
pikir juga diberi ancer-ancer (batasan-batasan) agar tidak kesasar dan
menjadi ‘manusia hilang’.